meniti hari di kegelapan, hanya bintang yang aku lihat, kelap kelip di sepanjang jalan, entah kemana aku harus pergi saat kaki ini tak sanggup untuk melangkah, entah apa yang harus kubawa saat tangan ini terkulai lemas, aku hanya bisa berbaring ditengah keramaian dunia, aku hanya sebatang kara, tak ada seorang pun yang mampu menemani ku, hanya tanah ini yang menjadi saksi terlelapnya tidurku, tak ada siang bercengkrama, tak ada sore ber irama, hanya cambuk hitamlah yang menghiasi diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar